10 October 2026, 18:00 WIB
EV Battery Care Tips for Better Long-Term Performance
The battery is one of the most important components of an electric vehicle (EV). Its condition affects not only driving range but also vehicle performance and long-term ownership costs. Although modern EV batteries are designed to last for years, daily driving and charging habits can influence how quickly their capacity declines.
One simple practice is to keep the battery charge between 20% and 80% for everyday driving, provided this aligns with the manufacturer's recommendations. Frequently allowing the battery to run completely flat or leaving it fully charged for extended periods can accelerate degradation in some battery types. Charging to 100% is still appropriate when needed, particularly before a long journey.
Charging habits also matter. Fast charging is useful when time is limited or during long-distance travel, but it does not need to be the default choice for every charging session. AC charging at home or at work can be a practical alternative. Always use compatible charging equipment and follow the manufacturer's instructions to maintain electrical safety.
Ambient temperature also affects battery health. Prolonged exposure to extreme heat may accelerate capacity loss, so parking in a shaded or covered area is preferable when possible. Drivers should also avoid frequent hard acceleration and consistently aggressive driving, as high power demand can affect energy efficiency.
Electric vehicles that remain unused still require attention. If the car will be parked for an extended period, avoid storing the battery in a depleted state. Maintain the charge level recommended by the manufacturer for long-term storage and check it periodically. This helps reduce the risk of excessive battery discharge while the vehicle is not in use.
Software updates should not be overlooked either. Certain updates may improve energy management, charging functions, or battery monitoring. Install updates according to official instructions, while regular inspections by qualified technicians can help identify potential problems before they become more serious.
Physical protection is equally important because EV batteries are commonly installed underneath the vehicle. A strong impact from a pothole, road debris, or a collision may damage the battery housing or internal components. If the underside of the vehicle suffers a significant impact, arrange a professional inspection, particularly if warning messages appear or the vehicle behaves unusually.
Ultimately, maintaining an EV battery does not have to be complicated. Consistent charging habits, protection from extreme temperatures, compatible charging equipment, and regular inspections can help preserve battery performance. Always consult the vehicle's owner's manual, as recommended charge limits and maintenance procedures vary by model and battery chemistry.
INDONESIA 🇮🇩
Cara Merawat Baterai Mobil Listrik agar Lebih Awet
Baterai menjadi salah satu komponen terpenting pada mobil listrik. Kondisinya bukan hanya menentukan jarak tempuh, tetapi juga memengaruhi performa dan biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang. Meski baterai modern dirancang untuk digunakan selama bertahun-tahun, kebiasaan pemakaian dan pengisian daya tetap berpengaruh terhadap penurunan kapasitasnya.
Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah menjaga kapasitas baterai di kisaran 20–80 persen untuk penggunaan sehari-hari, selama sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Membiarkan baterai terlalu sering kosong atau mempertahankannya pada kondisi penuh dalam waktu lama dapat mempercepat degradasi pada sejumlah jenis baterai. Pengisian hingga 100 persen tetap bisa dilakukan ketika diperlukan, terutama sebelum perjalanan jauh.
Kebiasaan mengisi daya juga perlu diperhatikan. Fast charging berguna ketika waktu terbatas atau saat melakukan perjalanan jauh, tetapi tidak harus selalu menjadi pilihan utama untuk pengisian harian. Pengisian AC di rumah atau tempat kerja bisa menjadi alternatif yang praktis. Gunakan perangkat pengisian yang kompatibel dan ikuti petunjuk pabrikan untuk menjaga keamanan sistem kelistrikan.
Suhu lingkungan turut memengaruhi kesehatan baterai. Paparan panas ekstrem dalam waktu lama berpotensi mempercepat penurunan kapasitas, sehingga parkir di tempat teduh atau area tertutup lebih disarankan ketika memungkinkan. Pengemudi juga sebaiknya menghindari kebiasaan akselerasi mendadak dan berkendara agresif secara terus-menerus karena kebutuhan daya yang tinggi dapat memengaruhi efisiensi energi.
Mobil listrik yang jarang digunakan tetap membutuhkan perhatian. Jika kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu lama, jangan menyimpan baterai dalam kondisi kosong. Pertahankan tingkat pengisian sesuai petunjuk penyimpanan dari pabrikan dan periksa kondisinya secara berkala. Langkah ini membantu mengurangi risiko baterai mengalami pengosongan berlebihan selama kendaraan tidak digunakan.
Selain kebiasaan pengisian, pembaruan perangkat lunak kendaraan juga tidak boleh diabaikan. Update tertentu dapat membawa peningkatan pada pengelolaan energi, sistem pengisian, atau pemantauan baterai. Pastikan pembaruan dilakukan sesuai instruksi resmi, sementara pemeriksaan berkala di bengkel yang kompeten membantu mendeteksi gangguan lebih awal.
Perlindungan fisik juga penting karena baterai mobil listrik umumnya ditempatkan di bagian bawah kendaraan. Benturan keras saat melewati jalan berlubang, menghantam benda di jalan, atau mengalami kecelakaan berpotensi merusak rumah maupun komponen baterai. Jika bagian bawah mobil terkena benturan cukup keras, segera lakukan pemeriksaan profesional, terutama bila muncul peringatan pada panel instrumen atau perubahan perilaku kendaraan.
Pada akhirnya, merawat baterai mobil listrik tidak selalu membutuhkan perlakuan rumit. Menjaga pola pengisian, menghindari suhu ekstrem, menggunakan perangkat pengisian yang sesuai, serta melakukan pemeriksaan berkala merupakan kebiasaan yang dapat membantu menjaga performa baterai. Selalu jadikan buku manual kendaraan sebagai acuan utama karena batas pengisian dan prosedur perawatan dapat berbeda menurut model serta jenis baterai.